Acute Myeloproliferative Leukimia (Acute Nonlymphocytic Leukimia)

Ditulis pada tanggal 23 February 2010 | oleh Nenk | dalam kategori: info penyakit

ANLL atau AML adalah penyakit maligna yang progressif terhadap jaringan hematopoetic dan menyebabkan kerusakan stem cell. Ini dikarakteristikan oleh perdominan dari sel marrow immature yang menghalangi diferensiasi atau sebagian diferensiasi dari maturasi dengan atau tanpa keterlibatan dari darah di sekitarnya. Normalnya elemen myeloid menurun jumlahnya, tetapi pada penyakit ini didapat sel-sel leukemia dan bahkan berubah jika proliferasi maligna tidak terkontrol. ANLL merupakan penyakit yang fatal. Kematian biasanya disebabkan oleh efek dari pansitopenia (anemia, bleeding dan penurunan kekebalan terhadap infeksi). ANLL ditemukan terhadap orang dewasa tetapi penyakit ini juga ditemukan pada semua umur. Factor predisposisi  [lanjutannya...]


Pengobatan Herpes Zoster

Ditulis pada tanggal 22 February 2010 | oleh Nenk | dalam kategori: info penyakit

Pengobatan Herpes Zoster dapat melalui beberapa cara diantaranya :

1. Pengobatan topical
· Pada stadium vesicular diberi bedak salicyl 2% atau bedak kocok kalamin untuk mencegah vesikel pecah
· Bila vesikel pecah dan basah, diberikan kompres terbuka dengan larutan antiseptik atau kompres dingin dengan larutan burrow 3 x sehari selama 20 menit
· Apabila lesi berkusta dan agak basah dapat diberikan salep antibiotik (basitrasin / polysporin ) untuk mencegah infeksi sekunder selama 3 x sehari
2. Pengobatan sistemik [lanjutannya...]


Tanda dan Gejala Herpes Zoster

Ditulis pada tanggal 21 February 2010 | oleh Nenk | dalam kategori: info penyakit

Herpes zoster dapat menimbulkan gejala prodomal dan timbul erupsi kulit.

Gejala Prodomal
1.    Keluhan biasanya diawali dengan gejala prodomal yang berlangsung selama 1 – 4 hari.
2.    Gejala yang mempengaruhi tubuh : demam, sakit kepala, fatigue, malaise, nusea, rash, kemerahan, sensitive, sore skin ( penekanan kulit), nyeri (rasa terbakar atau tertusuk), gatal dan kesemutan.
3.    Nyeri bersifat segmental dan dapat berlangsung terus – menerus atau hilang timbul. Nyeri juga bisa terjadi selama erupsi kulit.
4.    Gejala yang mempengaruhi mata [lanjutannya...]


Herpes Zoster

Ditulis pada tanggal 20 February 2010 | oleh Nenk | dalam kategori: info penyakit

Herpes zoster adalah penyakit setempat yang terjadi terutama pada orang tua yang khas ditandai oleh adanya nyeri radikuler yang unilateral serta adanya erupsi vesikuler yang terbatas pada dermatom yang diinervasi oleh serabut saraf spinal maupun ganglion serabut saraf sensoris dari nervus cranialis.

Herpes zoster disebabkan oleh virus varicella zoster . virus varicella zoster terdiri dari kapsid berbentuk ikosahedral dengan diameter 100 nm. [lanjutannya...]


Cemas

Ditulis pada tanggal 19 February 2010 | oleh Nenk | dalam kategori: kuliah

Cemas merupakan reaksi emosional terhadap penilaian dari stimulus. Keadaan emosi ini biasanya merupakan pengalaman individu yang subyektif, yang tidak diketahui secara khusus penyebabnya. Ansietas berbeda dengan takut. Takut adalah penilaian intelektual dari stimulus yang mengancam dan obyeknya jelas. Individu tersebut dapat menggambarkan sumber dari rasa takut. Ansietas dapat merupakan suatu sumber kekuatan dan energinya dapat menghasilkan suatu tindakan yang destruktif atau konstruktif.

Beberapa teori membagi ansietas kedalam empat tingkat [lanjutannya...]


Skizofrenia Simpleks

Ditulis pada tanggal 18 February 2010 | oleh Nenk | dalam kategori: info penyakit

Skizofrenia simpleks merupakan salah satu jenis dari Skizofrenia. Gangguan jiwa jenis ini timbul pertama kali pada masa pubertas dengan gejala utama kedangkalan emosi dan kemunduran kemauan (Maramis, 1998).
Diagnosis Skizofrenia simpleks sulit secara meyakinkan karena tergantung kepada pemantapan perkembangan yang berjalan perlahan-lahan dan progresif dari gejala negatif yang khas dari skizofrenia, tanpa didahului oleh riwayat halusinasi, waham, atau manifestasi lain dari episode psikotik. [lanjutannya...]


Strategi Pelaksanaan (SP) Halusinasi

Ditulis pada tanggal 17 February 2010 | oleh Nenk | dalam kategori: kuliah

Pada Klien
SP I
1.    Mengidentifikasi  jenis halusinasi pasien
2.    Mengidentifikasi isi halusinasi pasien
3.    Mengidentifikasi waktu halusinasi pasien
4.    Mengidentifikasi frekuensi halusinasi pasien
5.    Mengidentifikasi situasi yang menimbulkan halusinasi [lanjutannya...]


Skizofrenia Katatonik

Ditulis pada tanggal 16 February 2010 | oleh Nenk | dalam kategori: info penyakit

Skizofrenia katatonik dapat dimanifestasikan dalam bentuk stupor (ditandai dengan retardasi psikomotor, mutisme, kelakuan seperti lilin (postur), negativisme, regiditas  atau kegaduhan (legitasi psikomotor yang ekstrim yang dapat menyebabkan kelelahan atau kemungkinan melukai diri sendiri/orang lain bila tidak segera ditanggulangi. Skizofrenia katatonik dapat dicetuskan oleh penyakit otak, gangguan metabolic, alcohol obat-obatan serta dapat juga terjadi  gangguan afektif. Penting untuk diperhatikan bahwa gejala-gejala katatonik bukan petunjuk untuk mendiagnosa shizofrenia.
Timbulnya pertama kali antara umur 15 – 30 tahun biasanya akut serta sering didahului stress emosional.  Mungkin terjadi gaduh gelisah katatonik [lanjutannya...]


Perilaku Kekerasan

Ditulis pada tanggal 15 February 2010 | oleh Nenk | dalam kategori: info penyakit

Perilaku kekerasan adalah suatu keadaan dimana seseorang melakukan tindakan yang dapat membahayakan secara fisik baik terhadap diri sendiri, orang lain maupun lingkungan. Hal tersebut dilakukan untuk mengungkapkan perasaan kesal atau marah yang tidak konstruktif. (Stuart dan Sundeen, 1995.
Perilaku kekerasan/amuk dapat disebabkan karena frustasi, takut, manipulasi atau intimidasi. Perilaku kekerasan merupakan hasil konflik emosional yang belum dapat diselesaikan. Perilaku kekerasan juga menggambarkan rasa tidak aman, kebutuhan akan perhatian dan ketergantungan pada orang lain. Gejala klinis yang ditemukan pada klien dengan perilaku kekerasan didapatkan melalui pengkajian [lanjutannya...]


PEMERIKSAAN LEOPOLD

Ditulis pada tanggal 14 February 2010 | oleh Nenk | dalam kategori: fisiologi

Salah satu pemeriksaan yang dilakukan saat Ante Natal Care adalah pemeriksaan Leopold. Pemeriksaan ini terdiri dari 4 tindakan yang masing-masing dilakukan untuk mengetahui presentasi bayi dalam rahim. Berikut dijelaskan gerakan-gerakan yang dilakukan saat pemeriksaan Leopold :

A. Leopold I
Mengetahui letak presentasi kepala dan bokong.
- menghadap ke kepala pasien gunakan ujung jari kedua tangan untuk mempalpasi fundus uteri.
- apabila kepala janin teraba di bagian fundus, yang akan teraba adalah keras, [lanjutannya...]