| DEFINISI Atresia Bilier adalah suatu keadaan dimana saluran empedu tidak terbentuk atau tidak berkembang secara normal. Fungsi dari sistem empedu adalah membuang limbah metabolik dari hati dan mengangkut garam empedu yang diperlukan untuk mencerna lemak di dalam usus halus. |
| PENYEBAB Atresia bilier terjadi karena adanya perkembangan abnormal dari saluran empedu di dalam maupun diluar hati. Tetapi penyebab terjadinya gangguan perkembangan saluran empedu ini tidak diketahui. Atresia bilier ditemukan pada 1 dari 15.000 kelahiran. |
| GEJALA Gejala biasanya timbul dalam waktu 2 minggu setelah lahir, yaitu berupa: - air kemih bayi berwarna gelap - tinja berwarna pucat - kulit berwarna kuning - berat badan tidak bertambah atau penambahan berat badan berlangsung lambat - hati membesar. Pada saat usia bayi mencapai 2-3 bulan, akan timbul gejala berikut: |
| DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. Pada pemeriksaan perut, hati teraba membesar. Pemeriksaan yang biasa dilakukan: |
| PENGOBATAN Prosedur yang terbaik adalah mengganti saluran empedu yang mengalirkan empedu ke usus. Tetapi prosedur ini hanya mungkin dilakukan pada 5-10% penderita. Untuk melompati atresia bilier dan langsung menghubungkan hati dengan usus halus, dilakukan pembedahan yang disebut prosedur Kasai. Sumber : www.medicastore.com |
Kategori: Info Penyakit
Post tags : arti penyakit atresia billier, atresia bilier, atresia billier, atresia saluran empedu, bilqis, cangkok hati, ciri penyakit atresia bilier, gejala penyakit bilier, gejala penyakit cangkok hati, hamil hubungan kandung empedu,
Orang lain datang ke halaman ini melalui kata kunci:
askep atresia bilier, ASKEP ATRESIANI, obstruksi bilier, obstruksi biliar, penyebab badan biru biru, penyakit atresia bilier, obstruksi biliaris pada bayi, laporan pendahuluan asuhan keperawatan pada klien dengan sirosis hepatis, asuhan keperawatan atresia bilier, askep pada bayi dengan obstruksi bilier, askep pada anak dengan atresia bilier

