Kanker Serviks

Ditulis oleh Nenk
Pada tanggal 9 February 2010

Kanker serviks adalah penyakit akibat tumor ganas pada daerah mulut rahim sebagai akibat dari adanya pertumbuhan jaringan yang tidak terkontrol dan merusak jaringan normal di sekitarnya.

Penyebab kanker serviks belum jelas diketahui namun ada beberapa faktor resiko dan predisposisi yang menonjol, antara lain :
1. Umur pertama kali melakukan hubungan seksual
2. Jumlah kehamilan dan partus
3. Jumlah perkawinan
4. Infeksi virus
5. Sosial Ekonomi
6. Hygiene dan sirkumsisi
7. Merokok dan AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim)

Manifestasi kanker rahim
- Metroragia
- Kepitihan warna putih atau purulen yang berbau dan tidak gatal
- Perdarahan pascacoitus
- Perdarahan spontan
- Adanya bau busuk yang khas
- Obstruksi tital vesika urinaria
- Pada yang lebih lanjut ditemukan keluhan cepat lelah, kehilangan berat badan, anemia

Klasifikasi Klinis
Stage 0 : Ca.Pre invasif
Stage I : Ca. Terbatas pada serviks
Stage Ia : Disertai inbasi dari stroma yang hanya diketahui secara histopatologis
Stage Ib : Semua kasus lainnya dari stage I
Stage II : Sudah menjalar keluar serviks tapi belum sampai kepanggul telah mengenai dinding vagina. Tapi tidak melebihi dua pertiga bagian proksimal
Stage III : Sudah sampai dinding panggula dan sepertiga bagian bawah vagina
Stage IIIB : Sudah mengenai organ-organ lain

Patofisiologi
Kanker serviks terjadi jika sel-sel serviks menjadi abnormal dan membelah secara tak terkendali. 90% dari kanker serviks berasal dari sel skuaomosa yang melapisi serviks dan 10% sisanya berasal dari sel kelenjar penghasil lendir pada saluran servikal yang menuju kedalam rahim. Perubahan prekanker pada serviks biasanya tidak meminimalkan gejala dan perubahan ini tidak terdeteksi kecuali jika wanita tersebut menjalani pemeriksaan panggul dan pap smear.

Penanganan
Pada stadium O dan Ia dilakukan biopsi kerucut dan histerektomi transvaginal. Pada stadium Ib dan IIa penanganan yang dillakukan yaitu histerektomi radikal. sedangkan pada stadium IIb, III, dan IV dilakukan histrektomi transvaginal. Dan pada stadium IVa dan IVb penanganan yang diberikan yaitu radioterapi, radiasi paliatif, dan kemoterapi.




FBTW DGRDSUDLBLTCGOMSMX



RSS feed | Trackback URI

Comments »

No comments yet.

Name (required)
E-mail (required - never shown publicly)
URI
Your Comment (smaller size | larger size)
You may use <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> in your comment.

Trackback responses to this post

Orang lain datang ke halaman ini melalui kata kunci: patofisiologi kanker serviks, askep ca SERVIK, ASKEP kanker serviks, karsinoma servik, askep ca serviks, askep kanker servik, ca servik, ca serviks, metroragia, askep kanker cervix, patofisiologi kanker servik, asuhan keperawatan pada kanker serviks, asuhan keperawatan kanker servik, cancer cerviks, ASKEP CA CERVIX, predisposisi kanker serviks, patofisiologi kanker cervix, kanker servik, askep ibu hamil dengan ca cervix, patofisiologi gejala kanker serviks, penyakit ca servik, komunikasi terhadap pasien kanker rahim, asuhan keperawatan pada kanker LEHER RAHIM, gejala kanker rahim pada ibu hamil, gangguan kanker servik pada ibu hamil, asnkep cancer servic, KANGKER SERVIKS