Kelebihan Volume Cairan

Ditulis oleh Nenk
Pada tanggal 13 April 2011

Definisi : Retensi cairan isotomik meningkat

Batasan karakteristik :
- Berat badan meningkat pada waktu yang singkat
- Asupan berlebihan dibanding output
- Tekanan darah berubah, tekanan arteri pulmonalis berubah, peningkatan CVP
- Distensi vena jugularis
- Perubahan pada pola nafas, dyspnoe/sesak nafas, orthopnoe, suara nafas abnormal (Rales atau crakles), kongestikemacetan paru, pleural effusion
- Hb dan hematokrit menurun, perubahan elektrolit, khususnya perubahan berat jenis
- Suara jantung SIII
- Reflek hepatojugular positif
- Oliguria, azotemia
- Perubahan position mental, kegelisahan, kecemasan

Faktor-faktor yang berhubungan :
- Mekanisme pengaturan melemah
- Asupan cairan berlebihan
- Asupan natrium berlebihan

NOC Label :

-  Electrolit and acid base balance

-  Fluid balance

-  Hydration

Kriteria Hasil:

-  Terbebas dari edema, efusi, anaskara

-  Bunyi nafas bersih, tidak ada dyspneu/ortopneu

-  Terbebas dari distensi vena jugularis, reflek hepatojugular (+)

-  Memelihara tekanan vena sentral, tekanan kapiler paru, output jantung dan vital sign dalam batas normal

-  Terbebas dari kelelahan, kecemasan atau kebingungan

-  Menjelaskan indikator kelebihan cairan

NIC :

Fluid management

  • Timbang popok/pembalut jika diperlukan
  • Pertahankan catatan intake dan output yang akurat
  • Pasang urin kateter jika diperlukan
  • Monitor hasil lAb yang sesuai dengan retensi cairan (BUN , Hmt , osmolalitas urin  )
  • Monitor position hemodinamik termasuk CVP, MAP, PAP, dan PCWP
  • Monitor vital sign
  • Monitor indikasi retensi / kelebihan cairan (cracles, CVP , edema, distensi vena leher, asites)
  • Kaji lokasi dan luas edema
  • Monitor masukan makanan / cairan dan hitung intake kalori harian
  • Monitor position nutrisi
  • Berikan diuretik sesuai interuksi
  • Batasi masukan cairan pada keadaan hiponatrermi dilusi dengan serum Na < 130 mEq/l
  • Kolaborasi dokter jika tanda cairan berlebih muncul memburuk

Fluid Monitoring

  • Tentukan riwayat jumlah dan tipe intake cairan dan eliminaSi
  • Tentukan kemungkinan faktor resiko dari ketidak seimbangan cairan (Hipertermia, terapi diuretik, kelainan renal, gagal jantung, diaporesis, disfungsi hati, dll )
  • Monitor berat badan
  • Monitor serum dan elektrolit urine
  • Monitor serum dan osmilalitas urine
  • Monitor BP, HR, dan RR
  • Monitor tekanan darah orthostatik dan perubahan irama jantung
  • Monitor parameter hemodinamik infasif
  • Catat secara akutar intake dan output
  • Monitor adanya distensi leher, rinchi, eodem perifer dan penambahan BB
  • Beri obat yang dapat meningkatkan output urin
  • Monitor tanda dan gejala dari odema
Iklan Sponsor



Post a Comment

Orang lain datang ke halaman ini melalui kata kunci: askep edema anasarka, Intervensi kelebihan volume cairan, edema anasarka, edema anasarka adalah, askep edema paru, edem anasarka adalah, nic noc kelebihan volume cairan, pengertian odem anasarka, pengertian edema anasarka, pengertian edema, anasarka