Nyeri Akut

Ditulis oleh Nenk
Pada tanggal 10 April 2011

Definisi :

Sensori yang tidak menyenangkan dan pengalaman emosional yang muncul secara aktual atau potensial kerusakan jaringan atau menggambarkan adanya kerusakan (Asosiasi Studi Nyeri Internasional): serangan mendadak atau pelan intensitasnya dari ringan sampai berat yang dapat diantisipasi dengan akhir yang dapat diprediksi dan dengan durasi kurang dari 6 bulan.

Batasan karakteristik :

-          Laporan secara verbal atau non verbal

-          Fakta dari observasi

-          Posisi antalgic untuk menghindari nyeri

-          Gerakan melindungi

-          Tingkah laku berhati-hati

-          Muka topeng

-          Gangguan tidur (mata sayu, tampak capek, sulit atau gerakan kacau, menyeringai)

-          Terfokus pada diri sendiri

-          Fokus menyempit (penurunan persepsi waktu, kerusakan proses berpikir, penurunan interaksi dengan orang dan lingkungan)

-          Tingkah laku distraksi, contoh : jalan-jalan, menemui orang lain dan/atau aktivitas, aktivitas berulang-ulang)

-          Respon autonom (seperti diaphoresis, perubahan tekanan darah, perubahan nafas, nadi dan dilatasi pupil)

-          Perubahan autonomic dalam tonus otot (mungkin dalam rentang dari lemah ke kaku)

-          Tingkah laku ekspresif (contoh : gelisah, merintih, menangis, waspada, iritabel, nafas panjang/berkeluh kesah)

-          Perubahan dalam nafsu makan dan minum

Faktor yang berhubungan :

Agen injuri (biologi, kimia, fisik, psikologis)

NOC :

-  Pain Level,

-  Pain control,

-  Comfort level

Kriteria Hasil :

-  Mampu mengontrol nyeri (tahu penyebab nyeri, mampu menggunakan tehnik nonfarmakologi untuk mengurangi nyeri, mencari bantuan)

-  Melaporkan bahwa nyeri berkurang dengan menggunakan manajemen nyeri

-  Mampu mengenali nyeri (skala, intensitas, frekuensi dan tanda nyeri)

-  Menyatakan rasa nyaman setelah nyeri berkurang

-  Tanda vital dalam rentang normal

NIC :

Pain Management

- Lakukan pengkajian nyeri secara komprehensif termasuk lokasi, karakteristik, durasi, frekuensi, kualitas dan faktor presipitas

- Observasi reaksi nonverbal dari ketidaknyamanan

- Gunakan teknik komunikasi terapeutik untuk mengetahui pengalaman nyeri pasien

- Kaji kultur yang mempengaruhi respon nyeri

- Evaluasi pengalaman nyeri masa lampau

- Evaluasi bersama pasien dan tim kesehatan lain tentang ketidakefektifan kontrol nyeri masa lampau

- Bantu pasien dan keluarga untuk mencari dan menemukan dukungan

Iklan Sponsor



Post a Comment

Orang lain datang ke halaman ini melalui kata kunci: etiologi nyeri, laporan pendahuluan nyeri, patofisiologi nyeri, definisi nyeri, nyeri akut, laporan pendahuluan nyeri akut, komunikasi terapeutik dapat menurunkan tingkat nyeri, etiologi nyeri akut, lp nyeri, pengertian nyeri, pengertian nyeri akut