<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Lentera Biru &#124; Blog Perawat &#187; bakteri</title>
	<atom:link href="http://www.lenterabiru.com/tag/bakteri/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.lenterabiru.com</link>
	<description>Sebuah Catatan Seorang Nurse</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Feb 2012 07:41:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
		<item>
		<title>Listeriosis</title>
		<link>http://www.lenterabiru.com/2009/10/listeriosis.htm</link>
		<comments>http://www.lenterabiru.com/2009/10/listeriosis.htm#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Oct 2009 03:28:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nenk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[bakteri]]></category>
		<category><![CDATA[cara pencegahan listeriosis]]></category>
		<category><![CDATA[cara pencegahan penyakit infeksi pada janin dan bayi baru lahir oleh bakteri listeriosis]]></category>
		<category><![CDATA[gejala]]></category>
		<category><![CDATA[infeksi]]></category>
		<category><![CDATA[listeria monocytogenes]]></category>
		<category><![CDATA[listeriosis]]></category>
		<category><![CDATA[listeriosis pada bayi baru lahir]]></category>
		<category><![CDATA[pancegahan listeriosis pada janin]]></category>
		<category><![CDATA[pencegahan]]></category>
		<category><![CDATA[pencegahan infeksi oleh listeriosis pada bayi baru lahir]]></category>
		<category><![CDATA[pencegahan penyakit listeriosis]]></category>
		<category><![CDATA[pengertian tentang bakteri listeria monocytogenes]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatan]]></category>
		<category><![CDATA[penyebab]]></category>
		<category><![CDATA[penyebaran]]></category>
		<category><![CDATA[radang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lenterabiru.com/?p=98</guid>
		<description><![CDATA[Deskripsi Infeksi Listeria disebabkan oleh bakteri Listeria monocytogenes. Infeksi ini jarang terjadi, tetapi ketika hal itu terjadi paling sering menyerang ibu hamil pada trimester terakhir, bayi yang baru lahir, dan anak-anak dan orang dewasa yang kekebalan dilemahkan oleh penyakit seperti kanker atau HIV. Orang-orang yang telah memiliki berbagai jenis transplantasi juga lebih berisiko untuk terinfeksi. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Deskripsi<br />
Infeksi Listeria disebabkan oleh bakteri Listeria monocytogenes. Infeksi ini jarang terjadi, tetapi ketika hal itu terjadi paling sering menyerang ibu hamil pada trimester terakhir, bayi yang baru lahir, dan anak-anak dan orang dewasa yang kekebalan dilemahkan oleh penyakit seperti kanker atau HIV. Orang-orang yang telah memiliki berbagai jenis transplantasi juga lebih berisiko untuk terinfeksi.</p>
<p>Bakteri Listeria dapat ditularkan melalui tanah dan air. Sayuran dapat terkontaminasi dari tanah atau dari pupuk kandang yang digunakan sebagai pupuk. Hewan dapat juga membawa bakteri ini <span id="more-98"></span> meskipun tanpa terlihat sakit dan dapat mengkontaminasi makanan dari hewan seperti daging dan susu. Seseorang dapat terinfeksi listeria akibat makan makanan tertentu, seperti daging, keju, susu, ayam matang, hot dog mentah, kerang, dan kubis yang terkontaminasi. Namun banyak kasus infeksi, tidak diidentifikasi sumbernya.</p>
<p>Gejala<br />
Listeria dapat membuat gejala infeksi seperti demam, muntah, diare, kemalasan, kesulitan bernapas, dan tidak nafsu makan. Wanita hamil yang mengalami listeriosis mengalami gejala mirip flu, meskipun mereka berisiko terjadi kelahiran prematur, keguguran, atau bayi mati setelah dilahirkan. Orang yang mempunyai sistem kekebalan yang lemah beresiko lebih tinggi untuk terserang penyakit lain yang lebih serius dari listeria, termasuk pneumonia, meningitis, dan sepsis.</p>
<p>Pengobatan<br />
Ketika bakteri menginfeksi ibu hamil maka pemberian antibiotik diperlukan untuk mencegah infeksi pada janin atau bayi yang dilahirkan. Antibiotik juga dapat diberikan kepada penderita dewasa atau anak-anak yang terinfeksi bakteri ini.</p>
<p>Pencegahan<br />
Pencegahan utama dapat dilakukan dengan memasak makanan secara higienis atau minimal memasak makanan sampai benar-benar matang. Pencegahan lain dapat dilakukan dengan cara mencuci sayuran mentah hingga bersih sebelum dimasak atau dikonsumsi langsung. ba</p>
<p>Sumber: medlineplus dan CDC.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lenterabiru.com/2009/10/listeriosis.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Page Caching using disk: enhanced
Database Caching 3/10 queries in 0.009 seconds using disk: basic
Object Caching 329/333 objects using disk: basic

Served from: www.lenterabiru.com @ 2012-02-09 22:59:46 -->
