<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Lentera Biru &#124; Blog Perawat &#187; kanker</title>
	<atom:link href="http://www.lenterabiru.com/tag/kanker/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.lenterabiru.com</link>
	<description>Sebuah Catatan Seorang Nurse</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Feb 2012 07:41:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
		<item>
		<title>Kanker Serviks</title>
		<link>http://www.lenterabiru.com/2011/08/kanker-serviks.htm</link>
		<comments>http://www.lenterabiru.com/2011/08/kanker-serviks.htm#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Aug 2011 04:03:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nenk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[askep ca cervik]]></category>
		<category><![CDATA[askep ibu dengan ca cerviks]]></category>
		<category><![CDATA[askep ibu dengan ca serviks]]></category>
		<category><![CDATA[askep kanker]]></category>
		<category><![CDATA[askep kanker cervix]]></category>
		<category><![CDATA[askep kanker serviks]]></category>
		<category><![CDATA[ca cerviks]]></category>
		<category><![CDATA[ca cervix]]></category>
		<category><![CDATA[ca servik]]></category>
		<category><![CDATA[faktor resiko kanker serviks]]></category>
		<category><![CDATA[ibu hamil dengan kanker leher rahim]]></category>
		<category><![CDATA[kanker]]></category>
		<category><![CDATA[kanker cervik]]></category>
		<category><![CDATA[kanker cervix]]></category>
		<category><![CDATA[kanker serviks stadim 3 b ganas]]></category>
		<category><![CDATA[kanker servix]]></category>
		<category><![CDATA[karsinoma cervix]]></category>
		<category><![CDATA[keputihan]]></category>
		<category><![CDATA[manifestasi kanker]]></category>
		<category><![CDATA[metroragia]]></category>
		<category><![CDATA[patofisiologi ami]]></category>
		<category><![CDATA[patofisiologis ami]]></category>
		<category><![CDATA[penatalaksanaan gejala kanker cervix]]></category>
		<category><![CDATA[pendarahan pada klien ca cervix]]></category>
		<category><![CDATA[pengertian metroragia]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit c.a servix]]></category>
		<category><![CDATA[perjalanan penyakit kanker serviks]]></category>
		<category><![CDATA[servik]]></category>
		<category><![CDATA[serviks]]></category>
		<category><![CDATA[stage ca serviks]]></category>
		<category><![CDATA[tentang vesika urinaria]]></category>
		<category><![CDATA[tumor ganas]]></category>
		<category><![CDATA[tumor vesika urinaria]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lenterabiru.com/?p=196</guid>
		<description><![CDATA[Kanker serviks adalah penyakit akibat tumor ganas pada daerah mulut rahim sebagai akibat dari adanya pertumbuhan jaringan yang tidak terkontrol dan merusak jaringan normal di sekitarnya. Penyebab kanker serviks belum jelas diketahui namun ada beberapa faktor resiko dan predisposisi yang menonjol, antara lain : 1. Umur pertama kali melakukan hubungan seksual 2. Jumlah kehamilan dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kanker serviks adalah penyakit akibat tumor ganas pada daerah mulut rahim sebagai akibat dari adanya pertumbuhan jaringan yang tidak terkontrol dan merusak jaringan normal di sekitarnya.</p>
<p>Penyebab kanker serviks belum jelas diketahui namun ada beberapa faktor resiko dan predisposisi yang menonjol, antara lain :<br />
1. Umur pertama kali melakukan hubungan seksual<br />
2. Jumlah kehamilan dan partus<br />
3. Jumlah perkawinan<span id="more-196"></span><br />
4. Infeksi virus<br />
5. Sosial Ekonomi<br />
6. Hygiene dan sirkumsisi<br />
7. Merokok dan AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim)</p>
<p>Manifestasi kanker rahim<br />
- Metroragia<br />
- Kepitihan warna putih atau purulen yang berbau dan tidak gatal<br />
- Perdarahan pascacoitus<br />
- Perdarahan spontan<br />
- Adanya bau busuk yang khas<br />
- Obstruksi tital vesika urinaria<br />
- Pada yang lebih lanjut ditemukan keluhan cepat lelah, kehilangan berat badan, anemia</p>
<p>Klasifikasi Klinis<br />
Stage 0	: Ca.Pre invasif<br />
Stage I	: Ca. Terbatas pada serviks<br />
Stage Ia 	: Disertai inbasi dari stroma yang hanya diketahui secara histopatologis<br />
Stage Ib 	: Semua kasus lainnya dari stage I<br />
Stage II 	: Sudah menjalar keluar serviks tapi belum sampai kepanggul telah mengenai dinding vagina. Tapi tidak melebihi dua pertiga bagian proksimal<br />
Stage III	: Sudah sampai dinding panggula dan sepertiga bagian bawah vagina<br />
Stage IIIB 	: Sudah mengenai organ-organ lain</p>
<p>Patofisiologi<br />
Kanker serviks terjadi jika sel-sel serviks menjadi abnormal dan membelah secara tak terkendali. 90% dari kanker serviks berasal dari sel skuaomosa yang melapisi serviks dan 10% sisanya berasal dari sel kelenjar penghasil lendir pada saluran servikal yang menuju kedalam rahim. Perubahan prekanker pada serviks biasanya tidak meminimalkan gejala dan perubahan ini tidak terdeteksi kecuali jika wanita tersebut menjalani pemeriksaan panggul dan pap smear.</p>
<p>Penanganan<br />
Pada stadium O dan Ia dilakukan biopsi kerucut dan histerektomi transvaginal. Pada stadium Ib dan IIa penanganan yang dillakukan yaitu histerektomi radikal. sedangkan pada stadium IIb, III, dan IV dilakukan histrektomi transvaginal. Dan pada stadium IVa dan IVb penanganan yang diberikan yaitu radioterapi, radiasi paliatif, dan kemoterapi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lenterabiru.com/2011/08/kanker-serviks.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Leukoplakia</title>
		<link>http://www.lenterabiru.com/2009/10/leukoplakia.htm</link>
		<comments>http://www.lenterabiru.com/2009/10/leukoplakia.htm#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Oct 2009 03:50:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nenk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[alkohol]]></category>
		<category><![CDATA[etiologi leukoplakia]]></category>
		<category><![CDATA[gejala leukoplakia]]></category>
		<category><![CDATA[gusi]]></category>
		<category><![CDATA[kanker]]></category>
		<category><![CDATA[kanker lidah]]></category>
		<category><![CDATA[leukoplakia]]></category>
		<category><![CDATA[leukoplakia patofisiologi]]></category>
		<category><![CDATA[lidah]]></category>
		<category><![CDATA[mulut]]></category>
		<category><![CDATA[patofisiologi leukoplakia]]></category>
		<category><![CDATA[patogenesis leukoplakia]]></category>
		<category><![CDATA[pengertian kanker lidah]]></category>
		<category><![CDATA[pengertian leukoplakia]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit etiologi]]></category>
		<category><![CDATA[rokok]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lenterabiru.com/?p=100</guid>
		<description><![CDATA[Deskripsi Leukoplakia adalah suatu kondisi di mana ada gangguan pada gusi, bagian dalam pipi, bagian bawah mulut dan lidah. Gangguan itu berupa penebalan atau adanya bercak putih. Penyebab leukoplakia tidak diketahui, tetapi tembakau, baik merokok atau mengunyah, dianggap sebagai penyebab utama gangguan ini. Leukoplakia biasanya tidak berbahaya, tetapi kadang-kadang bisa serius. Meskipun kebanyakan leukoplakia jinak, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Deskripsi<br />
Leukoplakia adalah suatu kondisi di mana ada gangguan pada gusi, bagian dalam pipi, bagian bawah mulut dan lidah. Gangguan itu berupa penebalan atau adanya bercak putih. Penyebab leukoplakia tidak diketahui, tetapi tembakau, baik merokok atau mengunyah, dianggap sebagai penyebab utama gangguan ini.</p>
<p>Leukoplakia biasanya tidak berbahaya, tetapi <span id="more-100"></span> kadang-kadang bisa serius. Meskipun kebanyakan leukoplakia jinak, persentasenya sangat kecil untuk menunjukkan tanda-tanda awal kanker mulut.</p>
<p>Gejala<br />
Leukoplakia dapat terlihat dalam beberapa bentuk. Perubahan biasanya terjadi pada gusi, bagian dalam pipi, bagian bawah mulut dan kadang-kadang di lidah, dan mungkin muncul bercak putih atau keabu-abuan, serta ada daerah yang menebal atau mengeras. Jika ditemukan gejala-gejala leukoplakia disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter.???</p>
<p>Pengobatan<br />
Bagi kebanyakan orang, berhenti merokok atau konsumsi alkohol membantu memulihkan gangguan ini. Ketika ini cara itu sudah ditempuh dan tidak efektif atau menunjukkan tanda-tanda awal kanker, kemungkinan untuk mneyembuhkannya dengan operasi atau laser untuk menghancurkan sel-sel kanker (cryoprobe).</p>
<p>Sumber: medlineplus dan emedicine.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lenterabiru.com/2009/10/leukoplakia.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>kanker payudara</title>
		<link>http://www.lenterabiru.com/2008/12/kanker-payudara.htm</link>
		<comments>http://www.lenterabiru.com/2008/12/kanker-payudara.htm#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Dec 2008 05:35:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nenk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[deteksi dini]]></category>
		<category><![CDATA[kanker]]></category>
		<category><![CDATA[mekanisme pembentukan dimpling]]></category>
		<category><![CDATA[payudara]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lenterabiru.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Pendahuluan Ca mammae pada wanita menduduki tempat nomor dua setelah carcinoma serviks uteri. Kurva insiden usia bergerak tinggi sejak usia 30 tahun. Kanker jarang ditemukan pada usia di bawah 20 tahun. Angka tertinggi pada usia 45-66 tahun. Penyakit ini disebabkan karena terjadinya pembelahan sel-sel tubuh secara tidak teratur sehingga pertambahan sel tidak dapat dikendalikan dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: x-small;"><strong>Pendahuluan </strong></span></p>
<p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Ca mammae pada wanita menduduki tempat nomor dua setelah carcinoma serviks uteri. Kurva insiden usia bergerak tinggi sejak usia 30 tahun. Kanker jarang ditemukan pada usia di bawah 20 tahun. Angka tertinggi pada usia 45-66 tahun. Penyakit ini disebabkan karena terjadinya pembelahan sel-sel tubuh secara tidak teratur sehingga pertambahan sel tidak dapat dikendalikan dan akan tumbuh menjadi benjolan tumor (cancer). Apabila tumor ini tidak diambil dan dibuang, dikhawatirkan akan masuk dan menyebar ke dalam jaringan yang sehat. Ada kemungkinannya juga sel kanker tersebut melepaskan diri dan menyebar ke seluruh tubuh.</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;"><strong>Etiologi</strong></span></span></p>
<p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Tidak ada satupun sebab spesifik, sebaliknya terdapat serangkaian bourgeois genetic, hormonal dan kemudian kejadian lingkiungan dapat menunjang terjadinya cancer payudara.</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;"><strong>Faktor resiko</strong></span></span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Riwayat 	pribadi Ca payudara</span></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Menarche 	dini</span></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Nullipara/ 	usia lanjut pada kelahiran anak pertama</span></span></p>
<p><span id="more-107"></span>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">menopause 	pada usia lanjut</span></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Riwayat 	penyakit payudara jinak</span></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Riwayat 	keluarga dengan ca mamae</span></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Kontrasepsi 	oral</span></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Terapai 	pergantian hormone</span></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Pemajanan 	radiasi</span></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Masukan 	alcohol</span></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Umur 	&gt; 40 tahun</span></span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;"><strong>Patofisiologi</strong></span></span></p>
<p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Tumor/neoplasma merupakan kelompok sel yang berubah dengan cirri-ciri: proliferasi sel yang berlebihan dan tidak berguna yang tidak mengikuti pengaruh struktur jaringan sekitarnya.</span></span></p>
<p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Neoplasma yang maligna terdiri dari sel-sel kanker yang menunjukkan proliferasi yang tidak terkendali yang mengganggu fungsi jaringan normal dengan menginfiltrasi dan memasukinya dengan cara menyebarkan anak sebar ke organ-organ yang jauh. Di dalam sel tersebut terjadi perubahan secara biokimia terutama dalam intinya. Hampir semua tumor ganas tumbuh dari suatu sel di mana telah terjadi transformasi maligna dan berubah menjadi sekelompok sel-sel ganas di antar sel-sel normal.</span></span></p>
<p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Proses jangka panjang terjadinya kanker ada 4 fase:</span></span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Fase 	induksi: 15-30 tahun</span></span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left: 0.25in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Sampai saat i9ni belum dipastikan sebab terjadinya kanker, tapi bourgeois lingkungan mungkin memegang peranan besar dalam terjadinya kanker pada manusia.</span></span></p>
<p style="margin-left: 0.25in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Kontak dengan karsinogen membutuhkan waktu bertahun-tahun samapi bisa merubah jaringan displasi menjadi tumor ganas. Hal ini tergantung dari sifat, jumlah, dan konsentrasi zat karsinogen tersebut, tempat yang dikenai karsinogen, lamanya terkena, adanya zat-zat karsinogen atau ko-karsinogen lain, kerentanan jaringan dan individu.</span></span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">fase 	in situ: 1-5 tahun</span></span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left: 0.25in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">pada fase ini perubahan jaringan muncul menjadi suatu lesi pre-cancerous yang bisa ditemukan di serviks uteri, rongga mulut, paru-paru, saluran cerna, kandung kemih, kulit dan akhirnya ditemukan di payudara.</span></span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">fase 	invasi</span></span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left: 0.25in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Sel-sel menjadi ganas, berkembang biak dan menginfiltrasi meleui membrane sel ke jaringan sekitarnya ke pembuluh darah serta limfe.</span></span></p>
<p style="margin-left: 0.25in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Waktu antara fase ke 3 dan ke 4 berlangsung antara beberpa minggu sampai beberapa tahun.</span></span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">fase 	diseminasi: 1-5 tahun</span></span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left: 0.25in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Bila tumor makin membesar maka kemungkinan penyebaran ke tempat-tempat lain bertambah.</span></span></p>
<p style="margin-left: 0.25in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;"><strong>Tanda dan gejala</strong></span></span></p>
<p style="text-indent: 0.25in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Penemuan tanda-tanda dan gejala sebagai indikasi kanker payudara masih sulit ditemukan secara dini. Kebanyakan dari kanker ditemukan jika dudah teraba, biasanya oleh wanita itu sendiri.</span></span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Terdapat 	massa utuh (kenyal)</span></span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left: 0.25in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Biasanya pada kuadran atas dan bagian dalam, di bawah lengan, bentuknya tidak beraturan dan terfiksasi (tidak dapat digerakkan)</span></span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Nyeri 	pada daerah massa</span></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Adanya 	lekukan ke dalam/dimping, tarikan dan retraksi pada area mammae.</span></span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left: 0.25in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Dimpling terjadi karena fiksasi tumor pada kulit atau akibat distorsi ligamentum cooper.</span></span></p>
<p style="margin-left: 0.25in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Cara pemeriksaan: kulit area mammae dipegang antara ibu jari dan jari telunjuk tangan pemeriksa l;alu didekatkan untuk menimbulkan dimpling.</span></span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Edema 	dengan Peaut d’oramge skin (kulit di atas tumor berkeriput seperti 	kulit jeruk)</span></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Pengelupasan 	papilla mammae</span></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Adanya 	kerusakan dan retraksi pada area putting susu serta keluarnya cairan 	secara spontan kadang disertai darah.</span></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">ditemukan 	lesi atau massa pada pemeriksaan mamografi.</span></span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;"><strong>PENENTUAN UKURAN TUMOR, PENYEBARAN KE KELENJAR LIMFE DAN TEMPAT LAIN PADA CARCINOMA MAMMAE</strong></span></span></p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="7" width="547" bordercolor="#000000">
<col width="76"></col>
<col width="441"></col>
<tbody>
<tr>
<td colspan="2" width="531" valign="top">
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">TUMOR 			SIZE (T)</span></span></p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="76">
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">TX</span></span></p>
</td>
<td width="441">
<p align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Tidak 			ada tumor</span></span></p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="76">
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">T0</span></span></p>
</td>
<td width="441">
<p align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Tidak 			dapat ditunjukkan adanya tumor primer</span></span></p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="76">
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">T1</span></span></p>
</td>
<td width="441">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Tumor 			dengan diameter 2 cm atau kurang</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">T1a 			diameter 0,5cm atau kurang, tanpa fiksasi terhadap fascia 			dan/muskulus pectoralis</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">T1b 			&gt;0,5 cm tapi kurang dari 1 cm, dengan fiksasi terhadap fascia 			dan/muskulus pectoralis</span></span></p>
<p align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">T1c 			&gt;1 cm tapi &lt; 2 cm, dengan fiksasi terhadap fascia 			dan/muskulus pectoralis</span></span></p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="76">
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">T2</span></span></p>
</td>
<td width="441">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Tumor 			dengan diameter antar 2-5cm</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">T2a 			tanpa fiksasi terhadap fascia dan/muskulus pectoralis </span></span></p>
<p align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">T2b 			dengan fiksasi</span></span></p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="76">
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">T3</span></span></p>
</td>
<td width="441">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Tumor 			dengan diameter &gt;5 cm</span></span></p>
<p align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">T3a 			tan pa fiksasi, T3b dengan fiksasi</span></span></p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="76">
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">T4</span></span></p>
</td>
<td width="441">
<p align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Tumor 			tanpa memandang ukurannya telah menunjukkan perluasan secar 			langsung ke dalam dinding thorak dan kulit</span></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2" width="531" valign="top">
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">REGIONAL 			LIMFE NODES (N)</span></span></p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="76">
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">NX</span></span></p>
</td>
<td width="441">
<p align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Kelenjar 			ketiak tidak teraba</span></span></p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="76">
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">N0</span></span></p>
</td>
<td width="441">
<p align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Tidak 			ada metastase kelenjar ketiak homolateral</span></span></p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="76">
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">N1</span></span></p>
</td>
<td width="441">
<p align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Metastase 			ke kelenjar ketiak homolateral tapi masih bisa digerakkan</span></span></p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="76">
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">N2</span></span></p>
</td>
<td width="441">
<p align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Metastase 			ke kelenjar ketiak homolateral yang melekat terfiksasi satu sama 			lain atau terhadap jaringan sekitarnya</span></span></p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="76">
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">N3</span></span></p>
</td>
<td width="441">
<p align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Metastase 			ke kelenjar homolateral supraklavikuler atau intraklavikuler 			terhadap edema lengan</span></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2" width="531" valign="top">
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">METASTASE 			JAUH (M)</span></span></p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="76">
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">M0</span></span></p>
</td>
<td width="441">
<p align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Tidak 			ada metastase jauh</span></span></p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="76">
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">M1</span></span></p>
</td>
<td width="441">
<p align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Metastase 			jauh termasuk perluasan ke dalam kulit di luar payudara</span></span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;"><strong>STADIUM KLINIS KANKER PAYUDARA</strong></span></span></p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="7" width="527" bordercolor="#000000">
<col width="65"></col>
<col width="141"></col>
<col width="142"></col>
<col width="121"></col>
<tbody>
<tr valign="top">
<td width="65">
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">STADIUM</span></span></p>
</td>
<td width="141">
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">T</span></span></p>
</td>
<td width="142">
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">N</span></span></p>
</td>
<td width="121">
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">M</span></span></p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="65">
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">0</span></span></p>
</td>
<td width="141">
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">T1s</span></span></p>
</td>
<td width="142">
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">N0</span></span></p>
</td>
<td width="121"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">M0</span></span></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="65">
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">I</span></span></p>
</td>
<td width="141">
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">T1</span></span></p>
</td>
<td width="142">
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">N0</span></span></p>
</td>
<td width="121">
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">M0</span></span></p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="65">
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">IIA</span></span></p>
</td>
<td width="141">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">T0</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">T1</span></span></p>
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">T2</span></span></p>
</td>
<td width="142">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">N1</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">N1</span></span></p>
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">N0</span></span></p>
</td>
<td width="121">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">M0</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">M0</span></span></p>
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">M0</span></span></p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="65">
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">IIB</span></span></p>
</td>
<td width="141">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">T2</span></span></p>
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">T3</span></span></p>
</td>
<td width="142">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">N1</span></span></p>
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">N2</span></span></p>
</td>
<td width="121">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">M0</span></span></p>
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">M0</span></span></p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="65">
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">IIIA</span></span></p>
</td>
<td width="141">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">T0</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">T1</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">T2</span></span></p>
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">T3</span></span></p>
</td>
<td width="142">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">N2</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">N2</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">N2</span></span></p>
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">N1, 			N2</span></span></p>
</td>
<td width="121">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">M0</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">M0</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">M0</span></span></p>
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">M0</span></span></p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="65">
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">IIIB</span></span></p>
</td>
<td width="141">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">T4</span></span></p>
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Semua 			T</span></span></p>
</td>
<td width="142">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Semua 			N</span></span></p>
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">N3</span></span></p>
</td>
<td width="121">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">M0</span></span></p>
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">M0</span></span></p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="65">
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">IV</span></span></p>
</td>
<td width="141">
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Semua 			T</span></span></p>
</td>
<td width="142">
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Semua 			N</span></span></p>
</td>
<td width="121">
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">M1</span></span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;"><strong>Pemeriksaan penunjang</strong></span></span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Laboratorium 	meliputi:</span></span></p>
</li>
</ol>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Morfologi 	sel darah</span></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Laju 	endap darah</span></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Tes 	faal hati</span></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Tes 	tumor marker (carsino Embrionyk Antigen/CEA) dalam serum atau plasma</span></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Pemeriksaan 	sitologik</span></span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Pemeriksaan ini memegang peranan penting pada penilaian cairan yang keluar sponyan dari putting payudar, cairan kista atau cairan yang keluar dari ekskoriasi</span></span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Tes 	diagnosis lain</span></span></p>
</li>
</ol>
<p style="text-indent: 0.25in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">a. Non invasif</span></span></p>
<p style="text-indent: 0.38in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">1). Mamografi</span></span></p>
<p style="margin-left: 0.63in; text-indent: -0.25in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Yaitu shadowgraph jaringan lunak sebagai pemeriksaan tambahan yang penting. Mamografi dapat mendeteksi massa yang terlalu kecil untuk dapat diraba. Dalam beberapa keadaan dapat memberikan dugaan ada tidaknya sifat keganasan dari massa yang teraba. Mamografi dapat digunakan sebagai pemeriksaan penyaring pada wanita-wanita yang asimptomatis dan memberikan keterangan untuk menuntun diagnosis suatu kelainan.</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">2). Radiologi (foto roentgen thorak)</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">3). USG</span></span></p>
<p style="margin-left: 0.63in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Teknik pemeriksaan ini banyak digunakan untuk membedakan antara massa yang solit dengan massa yang kistik. Disamping itu dapat menginterpretasikan hasil mammografi terhadap lokasi massa pada jaringan patudar yang tebal/padat.</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">4). Magnetic Resonance Imaging (MRI)</span></span></p>
<p style="margin-left: 0.63in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Pemeriksaan ini menggunakan bahan kontras/radiopaque melaui intra vena, bahan ini akan diabsorbsi oleh massa kanker dari massa tumor. Kerugian pemeriksaan ini biayanya sangat mahal.</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">5). Positive Emission Tomografi (PET)</span></span></p>
<p style="margin-left: 0.63in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Pemeriksaan ini untuk mendeteksi ca mamae terutama untuk mengetahui metastase ke sisi lain. Menggunakan bahan radioaktif mengandung molekul glukosa, pemeriksaan ini mahal dan jarang digunakan.</span></span></p>
<p style="text-indent: 0.25in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">b. Invasif</span></span></p>
<p style="margin-left: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">1). Biopsi</span></span></p>
<p style="margin-left: 0.75in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Pemeriksaan ini dengan mengangkat jaringan dari massa payudara untuk pemeriksaan histology untuk memastikan keganasannya. Ada 4 tipe biopsy, 2 tindakan menggunakan jarum dan 2 tindakan menggunakan insisi pemmbedahan.</span></span></p>
<p style="text-indent: 0.75in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">a). Aspirasi biopsy</span></span></p>
<p style="margin-left: 1in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Dengan aspirasi jarum halus sifat massa dapat dibedakan antara kistik atau padat, kista akan mengempis jika semua cairan dibuang. Jika hasil mammogram normal dan tidak terjadi kekambuhan pembentukan massa srlama 2-3 minggu, maka tidak diperlukan tindakan lebih lanjut. Jika massa menetap/terbentuk kembali atau jika cairan spinal mengandung darah,maka ini merupakan indikasi untuk dilakukan biopsy pembedahan.</span></span></p>
<p style="text-indent: 0.75in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">b). Tru-Cut atau Core biopsy</span></span></p>
<p style="margin-left: 1in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Biopsi dilakukan dengan menggunakan perlengkapan stereotactic biopsy mammografi dan personal untuk memndu jarum pada massa/lesi tersebut. Pemeriksaan ini lebih baik oleh ahli bedah ataupun pasien karena lebih cepat, tidak menimbulkan nyeri yang berlebihan dan biaya tidak mahal.</span></span></p>
<p style="text-indent: 0.75in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">c). Insisi biopsy</span></span></p>
<p style="text-indent: 1in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Sebagian massa dibuang</span></span></p>
<p style="text-indent: 0.75in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">d). Eksisi biopsy</span></span></p>
<p style="text-indent: 1in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Seluruh massa diangkat</span></span></p>
<p style="margin-left: 1in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Hasil biopsy dapat digunakan selama 36 wad untuk dilakukan pemeriksaan histologik secara frozen section.</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;"><strong>Komplikasi</strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;"> Komplikasi utama dari cancer payudara adalah metastase jaringan sekitarnya dan juga melalui saluran limfe dan pembuluh darah ke organ-organ lain. Tempat yang sering untuk metastase jauh adalah paru-paru, pleura, tulang dan hati. Metastase ke tulang kemungkinan mengakibatkan fraktur patologis, nyeri kronik dan hipercalsemia. Metastase ke paru-paru akan mengalami gangguan ventilasi pada paru-paru dan metastase ke otak mengalami gangguan persepsi sensori.</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;"><strong>Penatalaksanaan medis</strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;"> Penanganan secara medis dari pasien dengan kanker mamae ada dua macam yaitu kuratif (dengan pembedahan) dan paliatif (non pembedahan)</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;"><strong>Tabel Penanganan Cancer Mammae</strong></span></span></p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="7" width="528" bordercolor="#000000">
<col width="257"></col>
<col width="241"></col>
<tbody>
<tr valign="top">
<td width="257">
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;"><strong>Penanganan</strong></span></span></p>
</td>
<td width="241">
<p align="center"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;"><strong>Keterangan</strong></span></span></p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="257">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;"><strong>Pembedahan 			(kuratif)</strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Mastektomi 			parsial (eksisi tumor local dan penyinaran)</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Mastektomi 			total dengan diseksi aksila rendah</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Mastektomi 			radikal yang dimodifikasi</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Mastektomi 			radikal</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">
<p align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Mastektomi 			radikal yang diperluas</span></span></p>
</td>
<td width="241">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in;"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Mulai 			dari lumpektomi (pengangkatan jaringan yang luas dengan kulit yang 			terkena) sampai kuadranektomi (pengangkatan seperempat payudara), 			pengangkatan atau pengambilan contoh jaringan dari kelenjar limfe 			aksila untuk penentuan stadium; radiasi dosis tinggi mutlak perlu 			(5000-6000 rad)</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Seluruh 			payudara, semua kelenjar limfe di lateral otot pektoralis minor</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Seluruh 			payudara, semua atau sebagian jaringan aksila</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Seluruh 			payudara, otot pektoralis mayor dan minor di bawahnya, seluruh isi 			aksila</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">
<p><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Sama 			seperti masektomi radikal ditambah kelenjar limfe mamaria interna</span></span></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="257">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;"><strong>Non 			Pembedahan (paliatif)</strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Penyinaran</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Kemoterapi</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Terapi 			hormaon dan endokrin</span></span></p>
<p align="justify">
</td>
<td width="241">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Pada 			payudara dan kelenjar limfe regional yang tidak dapat direseksi 			pada kanker lanjut, pada metastase tulang, metastase kelenjar 			limfe, aksila, kekambuhan tumor local atau regional setelah 			mastektomi</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Adjuvan 			sistemik setelah mastektomi; paliatif pada penyakit yang lanjut</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in;" align="justify">
<p align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Kanker 			yang telah menyebar, memakai estrogen, androgen, progesterone, 			anti estrogen, ooforektomi, adrenalektomi, hipofisektomi</span></span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Arial,sans-serif;"><span style="font-size: x-small;">Pengobatan paliatf kanker payudara tidak dapat dijalankan menurut suatu skema yang kaku, selalu dipertimabngkan kasus demi kasus. Terapi kemoterap[I diberikan bila ada metastasis visceral terutama ke otak dan limphangitik dan jika terpai hormonal tidak dapat mengatasi atau penyakit tersebut telah berkembang sebelumnya, dan jika tumor tersebut ER negative.</span></span></p>
<p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.lenterabiru.com/2008/12/kanker-payudara.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Page Caching using disk: enhanced
Database Caching 7/17 queries in 0.134 seconds using disk: basic
Object Caching 608/619 objects using disk: basic

Served from: www.lenterabiru.com @ 2012-02-09 22:32:05 -->
